Judul : Supernova Intelegensi Embun Pagi
Pengarang : Dee Lestari
Penerbit : Bentang Pustaka
Tahun : 2016
Tebal : xiv + 710 hlm; 20 cm
ISBN : 978-602-291-131-9
Menembus angka penjualan 10.000 eksemplar di masa pre-order membuktikan novel Supernova
Intelegensi Embun Pagi (IEP) diminati pembaca. Meski dengan harga lebih mahal
dibandingkan seri lainnya, Supernova IEP memegang rekor
jumlah penjualan terbanyak. Animo pembaca pada Supernova IEP tidak terlepas dari kepiawaian penulisnya. Dee Lestari mampu menenggelamkan pembaca dalam setiap kata, aforisma dan alur cerita. Dee
peka pada ritme. Pada momen yang tepat ia menyentuh, mengejutkan, dan membuat
kita terpesona.
Novel ini meramu berbagai unsur dan disiplin ilmu seperti
filsafat, adat budaya, kosmopolitan, sains, dan spiritualitas. Berbagai unsur
dan disiplin ilmu itu tidak bisa dikatakan mudah dipelajari orang awam. Tapi Dee dengan cerdas mengolahnya menjadi sajian novel petualangan
yang mudah dinikmati ribuan pembaca.
Novel ini menghadirkan sensasi petualangan, teka-teki, dan keseruan di
setiap alurnya. Pencarian jati diri menjadi nilai pelajaran yang ingin disampaikan kepada
pembaca. “Inilah kebenaran. Daging yang membungkusmu adalah penjaramu.
Memenjarakanmu dalam ilusi keterbatasan. Kamu yang sesungguhnya jauh lebih
besar daripada yang kamu tahu. Tidak ada kejahatan yang lebih keji daripada
pengelabuan jati diri. (hal. 618)
Riset mendalam juga menjadi kelebihan Supernova IEP. Salah
satunya adalah ketika Dee mengontrak salah satu hacker terbaik di Indonesia untuk menjadi konsultannya mengumpulkan
bahan. Selain itu, IEP diwarnai dengan istilah dan kata asing yang berasal dari dunia sains, sosiokultural dan bahasa negara lain yang semakin menguatkan cerita.
Dee telah membuat blingsatan para kritikus sastra. Karyanya menjadi warna
tersendiri di lembar kesusastraan Indonesia. Supernova IEP menjadi tangkisan atas banjir
novel-novel cinta dan berbumbu agama yang
latah, dangkal riset, dan sekadar mengisi ceruk pasar.
Kedaulatan Rakyat, 14 Mei 2016


0 komentar:
Posting Komentar