Home » » Perantau, Desa dan Identitas Bangsa

Perantau, Desa dan Identitas Bangsa

Gerakan kecil pemberdayaan desa oleh warga perantau menurut pengamat sosial UI, Yoshie Setyadi disebut sebagai gejala households, dimana ada keterikatan selayaknya keluarga antara perantau dan kampung halamannya.

Seperti keluarga, perantau mengganggap kampung halaman adalah rumahnya dan warga adalah keluarganya. Hubungan ini selayaknya patron-klien, keduanya saling memberikan dukungan dan membutuhkan. Perantauan yang berkedudukan sosial dan ekonomi lebih tinggi akan membantu warga di kampung halaman. Sebagai balasannya, warga pun memberikan tempat, dukungan dan jasa mereka untuk perantau.

Gejala itulah yang membuat perantau melakukan gerakan membangun kampung halamannya. Saat kampung halaman mereka maju, perantau akan merasakan hasilnya pula. Saat mereka membutuhkan dukungan, kampung halaman menjadi tempat pertama yang dituju dan yang akan mendukung mereka.

0 komentar:

Posting Komentar